petisan surabaya

Petis Manis yang Menggoyang Lidah

Bagi para pecinta kuliner berbahan petis mungkin sudah tak asing lagi bahwa petis terbagi pada dua jenis yaitu petis manis dan petis asin. Hal ini dipengaruhi oleh bahan-bahan yang digunakan dalam mengolah petis itu sendiri. Petis seringkali dianggap sebagai salah satu bahan makanan ataupun bumbu penyedap untuk mengolah berbagai menu hidangan seperti rujak, lontong kupang, tahu telur, ataupun lainnya. Petis sendiri terbagi pada dua jenis yaitu petis ikan dan petis udang. Sebenarnya ada pula petis yang diolah dari bahan sejenis kerang ataupun petis dari bahan daging sapi namun demikian kepopulerannya masih kalah dengan kedua jenis petis lainnya.

Dalam proses pembuatan petis, hasil olahan ikan, udang, atau jenis bahan lainnya dimasak hingga airnya menyusut dan menjadi semacam pasta. Tak hanya cukup dengan menggunakan sari ikan, udang, dan sebagainya, untuk membuat petis juga dibutuhkan bahan-bahan lainnya seperti garam, gula, serta rempah. Tak mengherankan bila akhirnya warna yang dihasilkan adalah merah kecoklatan ataupun coklat kehitaman dengan rasa baik dominan asin ataupun manis.

Ketika Anda pernah mencicipi bagaimana rasa petis Surabaya dan petis Madura, Anda akan menemukan rasa dari kedua jenis petis tersebut. Petis Surabaya lebih dominan memiliki rasa yang cenderung manis. Sedangkan petis Madura memiliki rasa yang cenderung asin. Untuk mengolah suatu masakan, biasanya jenis dan rasa petis yang digunakan pun disesuaikan dengan jenis olahannya seperti apa. Untuk membuat rujak cingur misalnya. Petis yang digunakan biasanya merupakan perpaduan dari petis yang berkualitas super dan kualitas biasa. Selain itu, jenis rasa petis yang dipilih pun tak sama yaitu petis gurih dan dipadukan dengan petis manis. Adanya perpaduan tersebut mampu menghasilkan citarasa rujak yang pas dan enak di lidah.

Hal ini akan berbeda dengan jenis olahan makanan lainnya. Petis Madura yang cenderung memiliki rasa gurih dan asin serta warnanya yang lebih cerah seringkali dimanfaatkan untuk membuat rujak buah atau rujak manis. Namun demikian, hal ini berbeda ketika Anda ingin menikmati tahu petis ataupun sambal petis untuk gorengan yang lebih cocok menggunakan petis yang berwarna hitam dan memiliki rasa lebih manis. Hal ini memang tampak sederhana namun penting untuk diperhatikan karena perpaduan yang pas pastinya mampu menghasilkan rasa yang nikmat.

Saat ini, menemukan olahan makanan berbahan petis bukan hal yang sulit. Bahkan, ketika Anda berkunjung ke Surabaya, Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai penjual yang menyediakan menu sajian makanan berbumbu petis mulai dari pedagang kaki lima, warung sederhana, hingga rumah makan yang khusus menyajikan berbagai olahan petisan. Sebagian orang yang belum pernah mencicipi kuliner berbahan petis mungkin seringkali merasa jijik karena melihat warna petis yang coklat dan kehitaman. Namun demikian, ketika sudah mencobanya dan merasakan kenikmatan rasanya, jangan-jangan justru bakal ketagihan saking enaknya.